82. Gemblenglah ku agar lebih murni

Buah zaitun tak ditekan tak ‘kan jadi minyak,
Buah anggur tak diperas tak ‘kan menjadi arak.
Minyak narwastu tak diolah tak berbau semerbak.

O Tuhan perlukah aku t’rima pendritaan-Mu,
Tiap pukulan pasti berguna,
Jika apa yang Kau ambil dengan Diri Kau ganti.

Ku sangat malu dan sesal hanya pikir diri,
Meski ku pernah Kau pahat aniaya yang kurasa.
Pernahkah kau sukacita tak peduli yang lain?
Ku hanya mau memperkenan pada Tuhan s’nantiasa.

Ku mau ucap puji syukur betapa manisnya,
Meski ku harus menangis namun terlebih nikmat.
Apa lebih baik dari Mu dan lebih berharga?
O Tuhan ku hanya berdoa Kau bertambah ku kurang.