105. Istana bagiku

Aku t’lah puas dengan milikku
s’karang harta tak banyak
rumah pun hina
tetapi nanti dalam kota suci
‘ku dapat rumah indah dan megah.

Sebuah istana tersedia bagiku
di balik bukit di negeri kekal
di sana nanti kita pun akan
hidup bersama Tuhan selamanya

Meski mend’rita banyak susah
sengsara di dalam dunia
tempat yang fana
aku percaya Tuhan Yesus di surga
t’lah menyediakan tempat bagiku.

Orang mengira hidupku
tak berarti aku tak kuatir
Tuhan sertaku
s’perti musafir menuju neg’ri suci
‘ku t’rus berjalan ke surga mulia.